Wednesday, August 10, 2011

8 Tumor Paling Ganas Sepanjang Sejarah Medis


Menyebut
namanya : tumor, kanker, sudah bikin ngeri apalagi melihat penderitaan
delapan orang yg menderita tumor paling ganas dalam sejarah. Beberapa
bisa tertolong, tapi sebagian terpaksa hidup dengan tumor hingga akhir
hayatnya.Yang mengenaskan, sebagian orang yg menderita tumor ganas ini
adalah orang miskin sehingga tak ada biaya untuk berobat.








Bahkan ada seorang guru asal Prancis yang terpaksa meminta euthanasia
((bunuh diri yg diizinkan medis) karena penyakit kanker langka yg
dideritanya. Salah satu yg paling fenomental adalah tumor anggur yg
menutupi seluruh wajah seorang lelaki asal Portugal.








Awalnya ibunya melarang tindakan operasi terhadap anaknya karena agama
Jehova yg dianutnya melarang hal itu. Namun ketika tumor itu makin
mengganas, hingga anaknya buta, barulah si ibu tergerak menyetujui
operasi tersebut. Entah bagaimana hasilnya, apakah sudah terlambat atau
tidak, tapi dokter mengatakan operasi ini sangat sulit karena kanker
sudah menyebar ke seluruh wajahnya.








Jose: Laki-laki Tanpa Wajah





Jose
salah satu penderita tumor wajah paling estrem sepanjang sejarah
kesehatan. Lelaki usia 51 tahun asal Portugal ini, menderita tumor ganas
pada wajahnya yang seperti buah anggur menutupi seluruh wajahnya.
Akibat tumor itu, salah satu matanya buta. Tumor juga sudah menjalar
pada mulut, lidah, bibir hingga mematahkan giginya. Awalnya, tumor itu
seperti tahi lalat kecil yang ternyata trus bertambah panjang dan
menjalar ke seluruh wajahnya. Melihat parahnya tumor ini, akan sangat
berbahaya baginya bila dilakukan pembedahan secara drastic. Sebenarnya
pembicaraan tentang tindakan operasi telah dilakukan, namun ibunya yang
menganut kepercayaan Jehova menolak rencana pembedahan itu denga alasan
agamanya tidak memperbolehkan. Walhasil, nasib Jose makin menyedihkan.
Dokter di London telah mengusulkan agar pembedahan harus segera
dilakukan demi keselamatan Jose, namun harus dilakukan secara bertahap.





Huang Chuncai: 20 Kg Tumor Menggelantung di Wajahnya




http://chopstix.files.wordpress.com/2008/01/huang-chuncai_682_415802a.jpg
Huang
Chuncai asal Cina, juga mendapt serangan tumor ganas pada wajahnya.
Kasus ini terjadi tahun 2008 lalu. Tumor yg menggelayut di wajahnya
diperkirakan seberat 23 kg atau 44 pound. Pembedahan berjalan sukses,
namun belum seluruhnya bisa disingkirkan pada operasi pertama. Baru-baru
ini Chungcai kembali masuk kamar operasi, untuk pembedahan selanjutnya.
Operasi pertama, baru 1 kg yg diangkat, operasi kedua 4,5 kg, masih ada
17,5 kg lagi yg harus diangkat dari wajahnya. Huang Chuncai menderita
penyakit neurofibromatosi, kelainan pada genetis yang langka, dan
menyebabkan gangguan pada pertumbuhan jaringan syaraf.





Huang Liqian: Tumor pada Leher (15 kg)
http://www.doktertomi.com/wp-content/uploads/2009/06/huang-liqian.jpg
Kasus
tumor aneh ini juga dialami seorang pria Cina, Huang Liqian yang
mendapat serangan tumor ganas pada lehernya. Tumor itu diketahui sejak
17 tahun lalu namun Liqian membiarkannya. Tumor terus membesar dan
menjalar ke mana-mana, beratnya mencapai 15 kg. Baru pada 2007 lalu
dilakukan pembedahan di rumah sakit Universitas Chongging di Selatan
Chongging.





Chen Zongtao: Tumor dengan berat paling spekatakuler 70 Kg pada kaki kanan




http://www.xoxobook.com/wp-content/uploads/2010/01/chenZongtaoGiantLeg.jpg
Korban
mengerikan lainnya adalah Chen Zongtao, 29 tahun. Lelaki miskin asal
Cina ini tak mampu membiayai pengobatannya, selain lokasi kampungnya
yang terpencil juga tak memiliki biaya. Pertumbuhan tumor ini dimulai
dari kaki kiri kemudian menyebar hingga ke kaki kanan. Dari tahun ke
tahun, tumbuh membesar hingga kakinya seperti balon dan dia tak mampu
berjalan lagi. Berat tumor itu mencapai 70 kg. Kabar menyedihkan ini
sampai ke para medis rumah sakit di Changsha, pusat kota Provinsi Hunan.
Mereka pun turun tangan meneliti penyakitnya.





Zongtao didiagnosa menderita neurofibroma. Sejauh ini belum diketahui
kapan tim medis akan melakukan operasi pada kaki Zongtao.





Gao An-ni: Tumor di Bawah Bibir




https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiwrzsZH2xXvaZ_Eq2msl4uSmn4tD6IqCthJPDnq3FXoOU8FhPg8vKV2k9-UDBSuanoUBmiHXvlbtEdtgZ11JkxNj7d_A-bJcH7P60e9PuqOn-JDM7T-fe4w4jFBsabBPZN7Xoya2TFMPg/s320/gao-an-ni.jpg
Nasib
bocah 8 tahun ini juga tak kalah mengenaskan. Gao An-ni, yang tinggal
di sebuah desa di daerah pertanian Yuan, Provinsi Jiangxi, bagian timur
Cina, mendapat serangan tumor pada bagian bawah lidah.Karena dari
keluarga miskin, Gao tak bisa pergi berobat, orangtuanya terpaksa
membiarkan anaknya menderita dengan tumor yg terus membesar.



Sampai
akhirnya tahun 2007, ayahnya mengantar Gao berobat di dokter di rumah
sakit Gannan Medical College. Namun para dokter di sana mengatakan,
untuk pengobatan dan pembedahan terhadap penyakit Gao membutuhkan biaya
mahal. Orangtua Gao yang tak mampu, akhirnya membawa kembali anaknya.
Entah bagaimana nasib Gao selanjutnya. Sungguh menyedihkan!

Lai Ti Dao: 10 pound (4.5KG) tumor on his face


http://pub.tv2.no/multimedia/na/archive/00569/Lai_Thi_Dao__cyste_569750c.jpg





Awal penderitaan Lai Ti Dao saat dia ketahui ada gumpalan kecil daging
pada lidahnya. Penderitaan gadis Vietnam ini makin bertambah karena
gumpalan itu makin membengkak hingga mencapai 1/3 berat tubuhnya. Dia
menjadi sangat sedih, karena bengkak itu membuatnya tidak bisa makan
hingga badannya pun menjadi sangat kurus. Bahkan berbicara dan jalan pun
menjadi sulit. Beruntung, ada tim medis dari Universitas Miami yang
menolongnya. Selama 10 jam operasi dilakukan untuk mengangkat tumor yg
beratnya mencapai 10 pound itu.




Phuon: Penderita Tumor Wajah yg tak Beruntung





Namun Phuong, 27, tidak seberuntung Lai Ti Dao. Tumor mulai tumbuh di
wajahnya saat dia berusia 7 tahun. Tumor dgn cepat menyebar di bagian
wajah kiri, hingga ke mata dan telinga. Ini membuat ia kesulitan
menjalankan kehidupan normal. Sebenarnya ia telah menjalani pembedahan,
bahkan sampai tiga kali, tapi tumor itu kembali tumbuh. Sayangnya, tidak
ada dokter lokal maupun internasional, yang datang menolongnya.



Chantal Sébire: penderita kanker langka akhirnya memutuskan mengakhiri hidupnya lewat euthanasia





source: http://www.matabumi.com/berita/8-tumor-paling-ganas-sepanjang-sejarah-medis

0 comments:

Post a Comment

Blog Archive